Minggu, 02 Agustus 2015

Ijazah Dokter Diberikan Jika Mahasiswa Telah Selesai Coas dan Lulus Uji Kompetensi Secara Nasional

Ijazah Dokter atau disebut Sertifikat Profesi Dokter bisa dikeluarkan oleh Universitas Malahayati, jika mahasiswa program profesi dokter (Coas) yang telah menyelesaikan kepaniteraan kliniknya lulus uji kompetensi yang dilakukan secara nasional ( UKMPPD = Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter). Ini sesuai dengan amanat Undanng-undang Pendidikan Dokter di Indonesia ( UU No.20 Tahun 2013, pasal 36) yang telah di implementasikan di FK UNIMAL.
Sesuai dengan Surat Dirjen.Dikti Nomor 2253/E3/TU/2014 mengenai Kebijakan Uji Kompe-tensi Mahasiswa Program Profesi Dokter sebagai bentuk implementasi Pasal 36 UU Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran tentang uji kompetensi,dengan ini disampaikan ketentuan yang perlu dilakukan dan diketahui semua pihak yang berkepentingan di lingkungan Universitas Malahayati,khusunya
di lingkungan Fakultas Kedokteran Unimal,sebagai berikut :
1.      UU Nomor 20 Tahun 2013 pasal 36,menyatakan bahwa :
(1). Untuk menyelesaikan program profesi dokter atau dokter gigi, 
Mahasiswa harus lulus uji kompetensi yang bersifat nasional sebelum mengangkat sumpah sebagai Dokter atau Dokter Gigi.
 (2). Mahasiswa yang lulus uji kompetensi sebagaimana yang dimaksud pada ayat nmemperoleh   sertifikat profesi yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi.
 (3). Uji kompetensi Dokter atau Dokter Gigi sebagaimana dimaksud ayat (1) c  dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran atau Fakultas Kedokteran Gigi bekerja sama dengan organisasi institusi pendididkan kedokteran atau kedokteran  gigi dan berkordinasi dengan Organisasi Profesi.
 2.       Permendikbud Nomor 30 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter atau Dokter Gigi yang terbit tanggal 28 April 2014 yang mngatur tentang persyaratan mahasiswa peserta uji kompetensi, panitia pelaksana , biaya penyelenggaraan serta cara pembayaran.
 3.       Peraturan KKI Nomor 1/KKI/PER/I/2010,tetang Registrasi Dokter Program Internsip.
 4.       Berdasarkan tersebut pada poin 1,2 dan 3 diatas maka implementasi uji kompetensi di Fakultas Kedokteran Unimal tersbut telah ditetapkan didalam Peraturan Akademik Program Studi Pendidika Dokter FK UNMAL Tahun 2014 yang diberlakukan mulai  tanggal 07 Juli 2014,
      yang antara lain sbb.:
 a.    Mahasiswa Program Profesi Dokter yang telah menyelesaikan kepaniteraan klinik
akan diberikan Surat  Keterangan Selesai Program Profesi Dokter (SKS-PPD) dengan ketentuan:
  i. Telah menyelesaikan semua stase dengan standar lulus minimal nilai B
 ii.Telah menyelesaikan semua kewajiban administrasi akademik.
b.      Mahasiswa yang telah mendapat SKS-PPD wajib mengikuti Bimbingan Pra-Uji Kompetensi    Mahasiswa Program Profesi Dokter  (UKMPPD)  di Fakultas Kedokteran UNMAL  dan  mendapat  Sertifikat Bimbingan Pra-UKMPPD bila lulus uji coba (Try Out). Bagi yang belum lulus dilakukan bimbingan ulang sampai dianggap mampu mengikuti UKMPPD.
 c.     Mahasiswa yang telah memimiliki sertifikat Bimbingan Pra-UKMPPD dan lulus  Try Out Uji Kompetensi bisa mendaftar sebagai Peserta  Nasioanal UKMPPD.
 d.     Mahasiswa yang lulus UKMPPD  (CBT dan OSCE) akan mendapat Sertifkat Lulus Uji Kompetensi dari Panitia Nasioanl UKMPPD (DIKTI) dan Sertifikat Profesi atau Ijazah Dokter dari Fakultas Kedokteran UNIMAL.
 e.      Mahasiswa yang telah lulus UKMPPD dapat diambil Sumpah Dokter dan mendapat Sertifikat Sumpah Dokter
 f.       Dokter baru yang telah disumpah dapat melakukan Registrasi pada Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) untuk mendapat Surat Tanda Registrasi Dokter Indonesia (STR) .
 g.      Dokter baru yang telah memiliki STR dari KKI untuk dapat malaksanakan praktek dokter mandiri wajib mengikuti terlebih dahulu Program Internsip yang dikelola oleh Lembaga Komisi Internsip Dokter Indonesia (KIDI),guna memperoleh tingkat kemahiran untuk berpraktik secara mandiri.

5.      Menurut Undang-undang,Program Internsip hanya berlaku bagi Dokter baru lulusan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK),tidak berlaku bagi dokter lulusan kurikulum konvesional. Namun sesuai dengan surat edaran KKI bahwa semua lulusan program profesi Dokter per tanggal 01 Januari 2012 (baik yang KBK dan non-KBK) ,wajib mengikuti Program Internsip Dokter Indonesia baru bisa melaksanakan praktek mandiri profesi dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar